sekedar info 3
Menangkal Gerakan Wahabi Di Masjid Nahdliyin
Peringatan haul pendiri pesantren Wahid Hasyim Bangil, Kamis 7 Oktober 2010 mengundang Takmir Masjid dan Mushalla Kabupaten Pasuruan, Sidoarjo dan Mojokerto.
Pada kesempatan ini akan kembali disosialisasikan bagaimana menghadapi serangan gerakan Wahabi terhadap warga Nahdliyin serta cara menangkalnya.
Hadir sebagai nara sumber Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas`udi dan KH. Sholeh Qosim, pengurus pusat Jam`iyatul Qurra` wal Huffadz yang juga pemerhati dan peduli Masjid NU.
Dalam berbagai kesempatan KH Masdar mengingatkan perlunya memperkokoh aqidah ahlussunnah wal jamaah An-Nahdliyah dengan menyiapkan kader-kader militan, membentengi masjid musalla dengan amaliah nahdliyah, membentuk Kelompok Anak Ranting (KAR) NU serta sertifikafi tanah wakaf masjid mushalla dengan nadzir Nahdlatul Ulama. (mad)
Peringatan haul pendiri pesantren Wahid Hasyim Bangil, Kamis 7 Oktober 2010 mengundang Takmir Masjid dan Mushalla Kabupaten Pasuruan, Sidoarjo dan Mojokerto.
Pada kesempatan ini akan kembali disosialisasikan bagaimana menghadapi serangan gerakan Wahabi terhadap warga Nahdliyin serta cara menangkalnya.
Hadir sebagai nara sumber Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas`udi dan KH. Sholeh Qosim, pengurus pusat Jam`iyatul Qurra` wal Huffadz yang juga pemerhati dan peduli Masjid NU.
Dalam berbagai kesempatan KH Masdar mengingatkan perlunya memperkokoh aqidah ahlussunnah wal jamaah An-Nahdliyah dengan menyiapkan kader-kader militan, membentengi masjid musalla dengan amaliah nahdliyah, membentuk Kelompok Anak Ranting (KAR) NU serta sertifikafi tanah wakaf masjid mushalla dengan nadzir Nahdlatul Ulama. (mad)
Komentar