ASWAJA TULEN
Banyak saudara2 kita sesama muslim yg salah paham akan arti "kullu bid'ah dlolalah" mereka menerjemahkan setiap/semua bid'ah adalah sesat, padahal arti yg tepat adalah sebagian bid'ah adalah sesat. Mereka yg menerjemahkan "semua bid'ah itu sesat" berpandangan "lucu" karena apa?karena sebenarnya mereka juga mengartikan sebagian tapi tidak disadari oleh mereka. mereka bilang bid'ah hanya masalah ibadah bukan masalah dunia,kalau hanya masalah ibadah kan secara akal itu berarti "sebagian" padahal Nabi Muhammad saw ahli di bidang dunia dan agama sekaligus, karena Nabi Muhammad saw adalah insan kamil,urusan dunia beliau pernah berdagang,saat di Madinah beliau jadi pemimpin negara dan beliau yg merumuskan "Piagam Madinah". masalah agama jelas menguasai karena beliau Rosulullah.
Yang lebih "lucu" lagi mereka mengatakan urusan dunia bukan bid'ah berdasar dalil yg isinya"urusan dunia kamu lebih mengetahui" kemudian mereka menerjemahkan masalah dunia kita lebih tahu dari Nabi saw. Wow betapa sombongnya mereka mengatakan "lebih tahu dari Nabi saw." Padahal maksud Nabi saw. berkata demikian bukan berarti Nabi tidak tahu masalah dunia,bahkan beliau lebih tahu,buktinya ada hadits2 yg awalnya "saya'tii zamaanun..." yg terjemahnya "akan datang suatu masa....". Maksud Nabi berkata demikian agar kita mau berkembang dan maju,tidak semuanya menunggu Nabi saw. Yang terpenting amalan tidak bertentangan Qur'an dan Hadits ya boleh2 aja gitu.
saya harap all member di group ini klik "invite people to join" agar banyak ikhwan dan akhwat mengikuti ajaran ahlussunnah wal jama'ah yg berdasar Qur'an,Hadits,Ijma' dan Qiyas
Yang lebih "lucu" lagi mereka mengatakan urusan dunia bukan bid'ah berdasar dalil yg isinya"urusan dunia kamu lebih mengetahui" kemudian mereka menerjemahkan masalah dunia kita lebih tahu dari Nabi saw. Wow betapa sombongnya mereka mengatakan "lebih tahu dari Nabi saw." Padahal maksud Nabi saw. berkata demikian bukan berarti Nabi tidak tahu masalah dunia,bahkan beliau lebih tahu,buktinya ada hadits2 yg awalnya "saya'tii zamaanun..." yg terjemahnya "akan datang suatu masa....". Maksud Nabi berkata demikian agar kita mau berkembang dan maju,tidak semuanya menunggu Nabi saw. Yang terpenting amalan tidak bertentangan Qur'an dan Hadits ya boleh2 aja gitu.
saya harap all member di group ini klik "invite people to join" agar banyak ikhwan dan akhwat mengikuti ajaran ahlussunnah wal jama'ah yg berdasar Qur'an,Hadits,Ijma' dan Qiyas
Komentar