Kunci Hidup Berumah Tangga

Ada beberapa hal yang menjadi kunci untuk hidup berumah tangga, ini untuk siapapun, agar terwujud rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Kunci-kunci tersebut diantaranya adalah agar suami tidak mudah mengucapkan talaq atau cerai ke istri. Semarah apapun suami kepada istri, jangan sampai keluar kata-kata talaq ke istri. Kalau marah dan tidak bisa menahan diri, lebih baik keluar rumah sementara, baru kalau sudah adem, kembali lagi pulang dan menemui istri. Hal itu juga berlaku ke anak-anak. Orang tua jangan mudah nyepatani (sumpah serapah) anak kalau lagi marah. Semarah-marahnya pada anak, ya itu tetap anak sendiri. Di rumah tangga itu jangan mencari benar, jangan benar sendiri-sendiri, juga bukan mencari menang dan kalah, jadi tidak ada yang menang, tidak ada yang kalah, tapi, di rumah tangga itu mencari,”benarnya bagaimana?”, “bagaimana yang benar?”, jadi ada dialog. Kalau sudah seperti itu, maka suami tidak akan mudah menjatuhkan talaq. Karena begini, kadang-kadang, suami itu saking marahnya pada istri, sampai mengucapkan,”kamu saya talaq seribu!!!”. Ini secara logika dan syariat menolak, karena dalam syariat sendiri talaq itu hanya sampai tiga. Tapi sebagian ulama berpendapat bahwa ini hanya jatuh talaq satu, meskipun sebagian ulama yang lain berpendapat ini jatuh talaq tiga (talaq bain).

Penulis        : Syukron Ma’mun, S.Pd.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FADLILAH MEMBACA DALAIL KHOIROT AL JAZULI

ISTIQOMAH DAN TA'ALUQ PADA GURU