Inilah kemurahan ALLAH kepada hambaNya yang suka berdosa ...


Disebutkan dalam sebuah hadits oleh Nabi ‘alayhish-shalâtu was-salâm, "Apabila seorang hamba melakukan suatu dosa, lalu ia meminta ampun kepada Allahu subhânahu wa ta’âlâ. (Allahummaghfirli ya Allah/Ya Rabb, ampunilah aku ya Allah). Maka Allahu subhânahu wa ta’âlâ mengatakan kepada para MalaikatNya, "Wahai para Malaikat, lihatlah hambaku ini. Ia membuat suatu dosa, tetapi ia merasa di dalam hatinya mempunyai Tuhan yang bisa mengampuni dosa-dosa dan juga yang bisa menghukum seseorang atas dosanya tersebut. Namun ia datang kepadaKu untuk memohon pengampunan?! Kemudian Allahu subhânahu wa ta’âlâ pun mengatakan, "Wahai para Malaikat, Aku ampuni dosa-dosanya?!" (Ia tidak akan datang meminta pengampunan setelah berbuat dosa atau suatu kesalahan, melainkan ketika ia mempunyai keyakinan bahwa Tuhannya-lah yang mampu untuk megampuni segala dosa-dosanya tersebut).
Akan tetapi tidak lama baru diampuni, lalu ia membuat dosa lagi dan ia pun beristigfar lagi?! Maka Allahu subhânahu wa ta’âlâ pun mengatakan, "HambaKu merasa kalau dirinya mempunyai Tuhan yang mengampuni atas segala dosa, maka Aku akan ampuni dosa-dosanya tersebut." Namun, baru saja ia diampuni oleh Allahu subhânahu wa ta’âlâ lalu ia membuat dosa lagi dan meminta ampunan lagi kepada Allah?! Maka Allahu subhânahu wa ta’âlâ pun mengatakan, "Aku ampuni dosa-dosanya, karena ia merasa mempunyai Tuhan." Baru saja diampuni lalu berbuat dosa lagi, hingga para Malaikat pun seakan-akan (atas kejadian ini) tidak sabar melihatnya, "Ya Rabb, ini hamba berbuat dosa lalu meminta ampunan, maka ia pun diampuni. Tetapi, ia berbuat dosa lagi, (minta ampunan) maka diampuni lagi dan terus-menerus begitu, yang demikian ini sampai kapan?" kata para Malaikat. Maka Allahu subhânahu wa ta’âlâ pun mengatakan, "(Biarkan saja), selama hambaKu merasa mempunyai Tuhan yang bisa mengampuni atas segala dosa, maka Aku pun akan mengampuni dosa-dosanya tersebut. (Selama ia datang meminta ampunan kepadaKu, maka Aku akan ampuni). MasyaAllah wal-hamdulillah, bahwa sesungguhnya kita ini mempunyai Tuhan yang tidak ada duanya, yakni Allahu subhânahu wa ta’âlâ. Semoga dosa-dosa kita selama ini diampuni semuanya oleh Allahu subhânahu wa ta’âlâ?! Aamiin?! Yang terpenting bagi kita adalah untuk senantiasa berkhusnudzon (berperasangka baik) kepadaNya. Semoga ada manfaatnya ... []

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FADLILAH MEMBACA DALAIL KHOIROT AL JAZULI

ISTIQOMAH DAN TA'ALUQ PADA GURU