Pilihlah Teman dudukmu
Rosulullah SAW bersabda;
"Seseorang itu (ϑι̥ nilai) dengan siapa ia duduk bersama, ϑαn seseorang itu (ϑι̥ ukur) dengan siapa ia berjalan. Karena itu, hendaklah engkau memperhatikan siapa Чǝлб hendak ϑι̥ jadikan kawan.
Duduk dengan orang sholeh lebih baik dari pada duduk sendirian, ϑαn duduk sendirian lebih baik dari pada duduk bersama kawan jahat.
"Seseorang itu (ϑι̥ nilai) dengan siapa ia duduk bersama, ϑαn seseorang itu (ϑι̥ ukur) dengan siapa ia berjalan. Karena itu, hendaklah engkau memperhatikan siapa Чǝлб hendak ϑι̥ jadikan kawan.
Duduk dengan orang sholeh lebih baik dari pada duduk sendirian, ϑαn duduk sendirian lebih baik dari pada duduk bersama kawan jahat.
Perumpamaan teman
Чǝлб sholeh, seperti penjual minyak wangi. Baik ia memberimu sedikit,
atau kamu membeli dari padanya sedikit, atau sekurang-kurangnya kamu
bisa mencium bau wanginya. ϑαn perumpamaan teman Чǝлб jelek, seperti
tukang besi peniup api. Baik ia akan membakar bajumu, atau kamu akan
mencium bau busuk dari padanya."
Seorang penyair berkata;
Jangan tergesa menilai seseorang
Telitilah dahulu siapa teman sejawatnya
Menjadi nyata sifat seseorang
Manakala ϑι̥ lihat siapa teman bersamanya.
Imam Ali bin Abi Tholib berkata;
Tunjukkan kepadaku siapa temanmu, Maka akan aku tunjukkan siapa kamu Чǝлб sebenarnya.
Semoga bermanfa'at;
آمـــــين أللهم آمـــــين
Seorang penyair berkata;
Jangan tergesa menilai seseorang
Telitilah dahulu siapa teman sejawatnya
Menjadi nyata sifat seseorang
Manakala ϑι̥ lihat siapa teman bersamanya.
Imam Ali bin Abi Tholib berkata;
Tunjukkan kepadaku siapa temanmu, Maka akan aku tunjukkan siapa kamu Чǝлб sebenarnya.
Semoga bermanfa'at;
آمـــــين أللهم آمـــــين
Komentar