Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam memberi makan non-muslim? ...


Dalam suatu riwayat diceritakan bahwa Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam pernah memberik makan kepada non-muslim?! Diceritakan bahwa suatu ketika Nabi ‘alayhish-shalâtu was-salâm berada dirumahnya sahabat Abu Ayub al-Anshari radhiyallâhu ‘anhu. Lalu tatkala itu Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam mengatakan kepada Abu Ayub, "Wahai Aba Ayub bawakanlah makanan?" Tatkala dibawakan makan lalu Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam mengatakan lagi, "Ya Aba Ayub panggillah dari 10 orang tokoh Madinah yang non-muslim untuk makan bersama saya?!" Masya Allah, ini orang-orang non-muslim diundang makan bersama dengan Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam. Setelah orang-orang non-muslim itu selsesai makan, ternyata masih ada yang tersisa. Maka Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam pun mengatakan lagi kepada Abu Ayub, "Ya Ayub panggi 10 atau 15 orang lagi yang non-muslim?!
Makan datanglah orang-orang non-muslim untuk makan, lalu selesai dan ternyata masih juga tersisa, hingga yang ikut makan totalnya ada 70 orang. Kemudian kata sahabat Abu Ayub, "Bahwa 70 orang itu pun makan juga masih tetap tersisa? Dan sungguh orang-orang yang datang itu (non-muslim) yang makan bersama Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam, ketika mereka makan tidak mereka keluar kecuali semuanya sudah masuk Islam?!" MasyaAllah Tabarakallah!! Itu semua berkat Baginda Nabi ‘alayhish-shalâtu was-salâm, orang-orang non-muslim diundang makan oleh Nabi Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam tidak keluar kecuali ia telah masuk Islam. (Tidak lain cara beliau tersebut telah berhasil untuk mengislamkan orang) Namun, berbeda dengan masa sekarang ini?! Ada dari saudara-saudara kita justru yang sudah muslim dikeluarkan dari Islam? Dikafirkan, disyirikkan, dibidh'ahkan, bahkan dihalalkan darhanya. Wal-iyadzhu billah. []

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FADLILAH MEMBACA DALAIL KHOIROT AL JAZULI

ISTIQOMAH DAN TA'ALUQ PADA GURU