tentang kisah-kisah ajaib di sekitaran Haul Solo .




.
Karena memang Haul Solo ini menyimpan banyak kisah ajaib di dalamnya . Keajaiban-keajaibannya yang tidak kita ketahui jauh lebih banyak dari yang kita ketahui . Bahkan sebelum sampai di tempat Haul saja sudah mendapatkan keajaiban itu .
.
.
Kisah ini dialami seorang Jurragan Kaya Raya dari Jawa Timur . Kala itu , karena satu dan lain hal , sebetulnya dia sedikit memaksakan diri untuk pergi mendatangi Haul . Namun takdir memanggilnya untuk berangkat juga . Dan di tengah hutan , ditengah perjalanan , dia melihat ada sebuah mobil mogok karena bocor ban .
.
Dia kemudian meminggirkan mobilnya dan turun menolong mobil yang sedang mogok yang ternyata milik seorang Habib yang juga ingin mendatangi Haul Solo . Habib itu berkata :
“ Terimakasih , kamu bersedia berhenti . Saya sudah berjam-jam di sini karena mogok . Setiap mobil yang saya minta berhenti untuk meminta tolong , semuanya menolak . Saya sudah putus asa . Untuk kamu bersedia berhenti . Alhamdulillah.
.
Semoga Allah membalas kebaikanmu ini . SAYA DOAKAN KAMU BANYAK REJEKI , USAHANYA LANCAR DAN BERKAH … “
.
.
Dan orang Jawa Timur itu bercerita : “ Demi Allah . Saya seperti mendapat durian runtuh saja . Haul Solo yang mengundang saya untuk mendapatkan semua ini . Tidak berselang lama , tidak sampai dua tahun , dan tidak ada yang mengira sebelumnya , bisnis saya maju pesat luar biasa . Tidak lumperah pesatnya . . . !
Tidak lain karena do’a Habib di tengah hutan itu …”
.
.
Kisah yang lain dialami seseorang yang sedang dililit banyak Hutang . Saat mendatangi Haul , dia secara Khusus berniat semoga Barokah Haul , dia dapat melunasi hutang-hutangnya . Dan ketika di Sana dia menziarahi makam Al Habib Alawiy bin Ali al Habasyi . Dia bertawassul kepada beliau :
.
.
“ Habib Alwi . Saya datang ke mari , mendatangi Haul yang engkau selenggarakan ini dengan banyak hajat . Hutang saya banyak . Sekian juta , Ya Habib . Dan saya sudah malu , bertahun-tahun belum dapat melunasinya .
Aku mohon dengan sangat , Habib . Lunasilah hutang-hutangku ini . Tidaklah aku pulang dari Majlismu ini kecuali telah lunas hutang-hutangku ..”
.
.
Sesudah bertawassul “ unik” begitu , dia pulang . Sudah tidak perduli lagi , mau dikabulkan / tidak tawasulnya itu . Baginya yang penting sudah “ curhat “ seperti itu sudah lega . Dan tidak dinyana , baru 1 – 2 Km dari tempat haul , mobilnya bocor Ban . Dia dan rombongan turun , menunggu mengganti Ban . Seandainya tidak bocor , dalam senggang waktu cukup lama itu mungkin dia sampai Boyolali .
.
.
Tetapi karena Bocor Ban , dia tetap ada di dekat tempat Haul . Telepon bordering , seorang temannya mengabari bahwa dia ditungu di suatu tempat – yang tidak jauh dari bocor ban nya tadi – dan kata temannya :
“ Kesini … Ada yang mau bertemu denganmu . “
.
.
Dari pada menunggu di perempatan jalan , biar sambil menunggu ganti Ban , dia segera menuju tempat yang dimaksud . Hanya beberapa meter saja dari situ . Ternyata , yang ingin bertemu tersebut adalah seorang Juragan Kaya dari Jakarta yang sedang bagi-bagi Amplop Zakatnya . Dan dia akhirnya kebagihan juga …
.
.
Begitu di buka beberapa menit kemudian , di dalamnya ada uang puluhan juta rupiah yang nilainya berlipat lebih banyak dari jumlah hutangnya . Diapun berseru kegirangan :
“ Habib Alwi … Engkau membayarnya KONTAN ..!! “
.
.
Kisah “ meminta tolong “ kepada Orang yang telah mati ( dari Para Auliya ) bagi kita bukan barang yang aneh . Keyakinan kita menyatakan bahwa di dalam kuburnya , Para Shalihin dan para Auliya itu tidak mati . BAL AHYAUN INDA ROBBIHIM …
.
.
Yang aneh justru keyakinan tetangga sebelah yang menganggap sirik hal itu . meminta tolong kepada seseorang yang telah mati dianggap perbuatan yang konyol . Padahal kekonyolan sejati adalah sebaliknya , ada dalam diri ( keyakinan ) mereka .
.
Lihat saja , mereka meyakini dalam benda padat , benda mati ( seperti Panadol , Bodrek dll ) Allah Ta’ala menaruh kemaziyahan , menaruh Khasiyyat tertentu sehingga saat kepala mereka sakit , mereka datang dan meminta tolong kepada benda padat benda mati tersebut .
Giliran ada seseorang yang sakit , kemudian berobat dan minta di doakan seorang shalih seperti Kyai , atau berdoa bertawasul di samping Makam Auliya , mereka menganggapnya sirik serta konyol . Ini tentu ganjil .
Terhadap benda mati ( panadol ) mereka menaruh keyakinan , tetapi kepada benda yang Allah ciptakan dengan tangan ( kekuasaan_Nya ) sendiri dan telah diperintahkan Malaikat untuk sujud takdzim kepadanya ( yakni Manusia ) mereka tidak meyakininya ??? .
.
.
Berhubungan dengan ini , ada satu kisah menarik . Kisar dari al Habib Muhammad bin Ahmad al Mukhdhor Bondowoso. Saat beliau masih kecil , mengikuti perjalanan Ziarah ayahandanya Al Habib Ahmad al Mukhdhor di kota Dzi Asbah .
.
Al Habib Muhammad Al Mukhdhor masuk ke kota itu dalam keadaan di papah , karena sakit . Malam harinya penyakitnya semakin parah , sampai diakatan ajal nyaris menjemputnya . Kakak beliau , Al Habib Hamid bin Ahmad segera mencari ayahanda mereka , yang sedang shalat Awwabin di Masjidnya Al Imam Hasan bin Sholih al bahr al Jufriy . Al Habib Hasan ini adalah salah satu Auliya termasyhur di jamannya yang merupakan Guru Al Habib Ahmad .
.
.
“ Ayah , penyakit anakmu , Muhammad semakin parah . Sudah saatnya ayah menengoknya . “ Kata al habib Hamid .
Mendengar itu , Al Habib Ahmad segera menuju Makam Al Habib Hasan al Bahr dan berkata di dekat pusaranya :
“ Ya Habib Hasan , Demi Allah. Seandainya terjadi sesuatu dengan anakku Muhammad , maka aku akan pulang balik ke KHOSAMIR “
.
.
Al Habib Hamid yang mendengarnya menjadi terkejut bukan kepalang . Dia menyaksikan sendiri adiknya sedang sekarat , dan kini Ayahnya mengancam jika adiknya sampai mati maka Ayahnya akan ke kota Khosamir , maksudnya akan menjadi WAHABI …!
Karena kota Khosamir adalah sebuah kota yang penduduknya berkeyakinan Wahabiy . Kata-kata Ayahandanya yang “ mengultimatum “ al Habib Hasan itu membuatnya berkata :
“ Innalillahi wainna ilayhi Roji’un . Ayahku pergi berangkat menziarahi para Leluhurnya , ( bisa-bisa) nanti pulang menjadi Wahabiy . Sungguh ini musibah yang teramat besar !! “
.
Al Habib Ahmad sesudah dari makam itu , kembali lagi beribadah di Masjid seperti semula . sedangkan Al Habib Hamid segera kembali melihat keadaan adiknya , Al Habib Muhammad . Dan memang , karomah para Auliya Besar itu KONTAN …!
Saat itu juga Al Habib Hamid mendapati adiknya sudah dapat duduk dan mulai terlihat tanda-tanda sehat dan sedang makan separoh Roti kering .
.
.
Saat datang keDzi Asbah , Al Habib Muhammad berjalan dengan di tandu . Keluar dari sana Al Habib Muhammad sudah duduk diatas kuda . Sebuah kuda jantan hadiah dari keluarga Al Habib Hasan al Bahr yang merasa gembira dengan kembali sehatnya Al Habib Muhammad .
.
.
Berkaca dari kisah ini , alangkah baiknya saat kita semua ada di kota Solo , terutama saat Majlis Haul ini , kita sempatkan berziarah kemakam Para Auliya nya . Wabil Khusus Shahibul Hadroh , Al Habib Alwi bin Ali Al Habasyi yang di Makamkan di sebelah Selatan Masjid berdampingan dengan makam kedua putranya :
_ Sayyidinal Habib al Arif billah Ahmad bin Alwi al habasyi.
_ Sayyidinal Habib Muhammad Anis bin Alawiy al Habasyi .
.
.
Soal isi curhatan kita di samping makam mereka , itu urusan lain . dan soal apakah tetap KONTAN atau tidak itu juga urusan lain , karena setiap orang membawa “ rejeki” nya masing-masing
smile emotikon
.
.
.
Kembali kisah unik seputaran Haul Solo datang dari Kudus . Ada seorang yang pekerjaannya serabutan . Kadang dapat kerja kadang tidak . Maka diapun datang ke Haul Solo dengan membawa hajat dan do’a . Kata dia dalam doanya :
“ Ya Allah … Berkah Haul , Berkah Al Habib Ali , berilah hamba_Mu ini pekerjaan yang tetap , yang tidak pernah berhenti …”
.
.
Uniknya , saat pulang Haul , dia dapat kerjaan menjadi Satpam Gudang Pabrik . Kerja tetap , tidak lagi kerja serabutan . Sayang sekali , bagihan terahir doanya juga dikabulkan Tuhan . KERJA YANG TIDAK PERNAH BERHENTI …
Dia jadi Satpam Pabrik satu satunya , sehingga tidak ada kenal hari libur . Minggu tetap kerja . Bahkan hari Raya pun tetap kerja . Dipikir-pikir akhirnya susah juga . Jika sengaja Bolos , ancamannya di PHK . Tetapi jika tetap bekerja seperti itu , waktunya habis untuk jaga gudang saja .
“ Aku mesti bagaimana ? “ Tanya dia kepada temannya .
“ Gampang . “ Jawab Temannya . “ Kamu tahun ini kembali datang ke haul Solo , dan hapus bagihan terahir doa kamu itu …”
grin emotikon
,.
.
Ala kulli Hal , kisah diatas hanya sekedar isyarat saja . sekedar satu titik dari lautan keajaiban nya . Dan setiap para Pecinta Al Habib Ali Al Habasyi yang aktif mendatangi Haul , mempunyai keajaiban-keajaibannya sendiri-sendiri .
.
.
Dan berikut , petikan salah satu Shalawat al habib Ali yang ada dalam Hizb Hari Kamis dalam Kitab Lathoiful Arsyiyyah :
.
.
SHOLATULLOH WA SALAMUHU ALA ASYROFI ANBIYA_H
MUHAMMADIBNI ABDILLAH
WA ‘ALA ALIHI WASHOHBIHI WAMAN WA_LAH
.
ALLOHUMMA SHOLLI WASALLIM ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN
IMAMI AHLIL KAMAL
WA ALA ALIHI WASHOHBIHIS SALIKINA SABILAHU FI KULLI KHAL
.
ALLOHUMMAH DI SYARIFA TAHIYYATI
ILA ASYROFI SADATI
SAYYIDI ROSULILLAH , MUHAMMADIBNI ABDILLAH
ALMARJUWWI LIDAF’I MUHIMMATIY
WABALLIGH A_LAHU WASHOHBAHU JAMI’A TASLIMATIY
SHOLATULLOHI WASALAMUUHU , ALA ASYROFI MAKHLUQOTIH
WA ALA ALIHI WASHOHBIHI ASH SHODIQINA FI MUWALATIH .
.
“ Shalawat dan Salam dari Allah semoga tercurah kepada Yang Termulia dari sekian Nabi - Nabi_Nya . Muhammad ibni Abdillah . Dan kepada keluarganya , shahabatnya dan orang-orang yang mengasihinya .
Ya Allah , semoga shalawat dan salam terlimpahkan kepada junjunganku Muhammad , Sang Imam dari Orang- Orang Paripurna . Dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya , shahabatnya yang selalu mengikuti jejaknya di setiap keadaan .
Ya Allah , haturkanlah penghormatan terbaikku , kepada Sang Terbaik dari para Tetuanku , Junjunganku Rosulillah Muhammad putra Abdillah , Sosok harapan atas tersingkapnya kesusahanku ,
Dan sampaikan kepada Keluarga nya , shahabatnya , seluruh ucapan salamku .
Semoga Rahmat dan keselamatan dari Allah tercurah untuk Sebaik-baik Makhluq_Nya . Dan semoga tercurah kepada para keluarga , shahabat – shahabat nya yang benar-benar mencintai dazzjiuk dn mengkasihi dirinya …”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FADLILAH MEMBACA DALAIL KHOIROT AL JAZULI

ISTIQOMAH DAN TA'ALUQ PADA GURU